Menjodohkan Burung Merpati Agar Giring Keras, Anti Gagal

Menjodohkan Burung Merpati Agar Giring Keras, Anti Gagal

Menjodohkan Burung Merpati – Menjodohkan burung merpati sebenarnya merupakan hal yang mudah dilakukan. Hanya saja sebelum penjodohan ada beberapa hal yang harus dipersiapkan.

Yang mana persiapan ini yang sering kali diabaikan oleh para pemula, padahal persiapan sebelum menjodohkan merpati ini sangatlah utama.

PENTING!!! DALAM MENJODOHKAN BURUNG MERPATI SANGAT PENTING SEKALI MEMPERHATIKAN KESIAPAN BURUNG DAN KANDANG AGAR PROSES PENJODOHAN BERHASIL

Cara Menjodohkan Burung Merpati

Persiapan Menjodohkan Merpati

  1. Siapkan pejantan yang sudah siap jodoh brancah atau beger. Tandanya selalu bekur-bekur dan seperti mencari pasangan. Ini wajib jika penjodohan ingin sukses.
  2. Umur merpati jantan mulai berancah biasanya piyik lar sisa 5 kebawah atau saat umur diatas 4 bulan.
  3. Siapkan betina yang sudah mencari pasangan atau lenjeh. Tandanya jika dibekuri oleh pejantan akan jongkok mengambil posisi seperti mau kawin atau kepala manggut-manggut.
  4. Umur merpati betina mulai lenjeh biasanya piyik lar sisa 4 kebawah atau saat umur diatas 5 bulan.
  5. Jika sebelumnya masih berjodoh dengan burung lain dan ingin diganti jodohnya maka perlu dipisahkan terlebih dahulu dengan pasangan sebelumnya agar jantan brancah kembali dan betina menjadi lenjeh. Lamanya pemisahan jodoh ini kurang lebih 3-10 hari umumnya selama satu minggu (selama dipisah tidak boleh saling melihat).
  6. Setiap burung berbeda-beda umur, lar, karakternya jadi tidak ada patokan tertentu. Fokus pada sikap (ciri brancah atau lenjeh) yang ditunjukan oleh merpati saja.
  7. Siapkan kandang penjodohan yang cukup luas untuk sepasang merpati, minimal bisa kawin dengan gupon dibagian dalam. Kandang merpati sangat penting keberadaannya.
  8. Jika bisa usahakan untuk menghindari penggunaan kardus atau besek, karena burung akan lebih bagus giringnya jika mempunyai kandang. Lebih baik menggunakan kandang gupon.

Proses Penjodohan

cara menjodohkan burung merpati
Cara menjodohkan burung merpati
  1. Setelah merpati sudah siap jodoh maka bisa dilanjutkan ketahap berikutnya agar burung giring keras, jika belum siap maka tunggu sampai burung merpati siap (sendirikan, umbar atau pisah dikandang terlebih dahulu).
  2. Persiapkan kandang penjodohan. Kandang yang terbaik berupa kandang macan atau kanang kerangkeng yang terdapat gupon didalamnya untuk hasil yang lebih baik, jika tidak ada maka kandang biasapun bisa digunakan.
  3. Walaupun menggunakan kardus atau besek juga bisa tetapi lebih baik dihindari, karena akan sulit untuk melakukan perawatan saat burung giring (kasian juga tempatnya sempit ya).
  4. Masukan kedua merpati kedalam kandang. Boleh jantan dulu atau betina dulu (rekomendasi jantan dulu yang dimasukan).
  5. Biasanya jantan akan mulai bekur dan mengejar-ngejar betina.
  6. Jika respon betina mengangguk-angguk atau jongkok posisi kawin maka itu bagus. Kemungkinan besar cocok dan akan berjodoh.
  7. Jika kedua merpati saling mengangguk-angguk, kawin, atau berciuman/bercumbu tandanya cocok dan akan berjodoh.
  8. Lalu bisa dimasukkan ke dalam kandang gupon agar semakin berjodoh.
  9. Jika tidak mempunyai kandang macan merpati sesekali tempatkan di kandang besar untuk kawin (biasanya sore atau malam hari) misal kandang ayam atau lainnya.
  10. Jika salah satu merpati masih agresif, menyerang, atau galak itu berarti merpati belum sepenuhnya siap jodoh. Maka perlu dipisahkan lagi (disendirikan) sampai burung benar-benar siap untuk jodoh.

Perawatan Saat Menjodohkan Merpati

  1. Setelah berjodoh dilanjutkan ketahap perawatan berikutnya.
  2. Pagi dijemur dan dimandikan jika perlu (mandikan cukup sesekali saja tidak usah terlalu sering).
  3. Burung diberi minum dan sarapan seperlunya saja.
  4. Jemur sampai jam 9-10 lalu burung masukan ke dalam gupon kembali.
  5. Jangan lupa memberi minum saat di dalam gupon pagi saat sebelum jemur, jam 11, jam 3 sore. Jika repot bisa berikan air minum di dalam gupon.
  6. Tempatkan burung di kandang yang besar lalu kawinkan burung saat sore hari atau malam hari, diberi lampu agar mau kawin.
  7. Sore diberi makan sampai kenyang, lalu kembali masukan ke dalam digupon.
  8. Begitu seterusnya sampai burung giring/keket/ngeket.
  9. Biasanya akan memakan waktu 3-5 hari tergantung karakter burung itu sendiri, bahkan ada yang bisa langsung giring.
  10. Bisa juga diberikan jamu agar burung sehat, jamu disesuaikan kebutuhan masing-masing.
  11. Lanjutkan ke perawatan merpati giring.

Nah di atas merupakan perawatan menjodohkan merpati agar giring keras atau keket secara umum.

Jika masih bingung bisa menonton video tutorialnya di youtube : https://www.youtube.com/watch?v=ohIOmVJCxAQ

This post was written by Habibi

Salah satu penghobi burung merpati

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.